Balap . 12/08/2026, 12:36 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
"Ini tentang menikmati kehidupan di luar dunia Formula One, yang memang menjadi hak saya," kata Norris.
Menurut Norris, sebelumnya ia lebih sering menghabiskan waktu di rumah dan bermain gim hingga malam. Sekarang ia ingin lebih banyak menikmati waktu bersama teman-temannya.
Masalahnya, semakin sering keluar rumah, semakin besar pula peluang paparazzi mengetahui keberadaannya.
Norris sebenarnya cukup memahami tekanan yang datang bersama statusnya sebagai pembalap terkenal.
Saat berada di sirkuit, ia tahu kamera akan selalu mengarah kepadanya. Wawancara, foto, penggemar, hingga media menjadi bagian dari rutinitas seorang pembalap Formula 1.
Tetapi menurut Norris, membuntuti seseorang ketika sedang menjalani kehidupan pribadi adalah hal yang berbeda.
Ia bahkan mengaku tidak bisa lagi merasa bebas meninggalkan hotel atau rumah tanpa khawatir ada orang yang mengikuti setiap gerak-geriknya.
"Rasanya kehidupan pribadi tidak lagi menjadi pribadi, tetapi hanya menjadi kehidupan sekarang," ujarnya.
Norris kemudian menegaskan bahwa dirinya tidak akan menerima jika terus dibuntuti.
Menurutnya, menjadi pembalap Formula 1 memang berarti harus menerima konsekuensi dari popularitas. Tetapi tetap ada batas yang seharusnya dihormati.
Situasi ini tidak lepas dari meningkatnya popularitas Norris dalam beberapa tahun terakhir.
Setelah berhasil merebut gelar juara dunia, nama Norris semakin besar di luar komunitas Formula 1. Prestasinya bersama McLaren membuatnya menjadi salah satu figur paling populer di grid.
Performa Norris belakangan juga kembali meningkat. Ia berhasil memenangkan GP Hungaria setelah McLaren melewati awal era regulasi baru dengan hasil yang belum sesuai harapan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media