Marc Marquez Terpuruk di Silverstone, Ungkap Lengan Kanan Tak Bisa Dikendalikan
Marc Marquez mengalami salah satu akhir pekan terberatnya sejak menjalani operasi pada Mei lalu. Pembalap Ducati Lenovo itu bahkan mengaku tidak mampu
Pada Sprint, Marquez juga mengalami degradasi ban belakang yang ekstrem ketika menggunakan kompon lunak.
Masalah tersebut membuat performanya tidak maksimal sepanjang akhir pekan. Situasi semakin sulit pada balapan utama ketika kondisi fisiknya mulai membatasi kemampuannya mengendalikan motor.
Meski begitu, Marquez tetap mampu menyelesaikan balapan dan mengamankan posisi ketujuh.
Ducati Kesulitan, Aprilia Justru Mendominasi
Hasil Marquez semakin mengecewakan karena Ducati biasanya menjadi salah satu kekuatan utama di MotoGP.
Di Silverstone, situasinya berbalik. Para pembalap Aprilia justru menyapu bersih podium.
Marquez menjadi pembalap Ducati dengan posisi finis terbaik ketiga setelah Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio. Sementara itu, Francesco Bagnaia bahkan gagal menyelesaikan balapan.
Baca Juga
Bagnaia mengalami kecelakaan ketika berada di posisi ke-15. Ia sendiri mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab insiden tersebut.
"Saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya. Kecelakaan itu terjadi pada sebuah fase..." kata Bagnaia.
Ia bahkan menduga ada kemungkinan terdapat sesuatu di permukaan lintasan yang menyebabkan insiden tersebut.
"Mungkin ada sesuatu di permukaan yang dijatuhkan seseorang. Itu tidak mungkin," ujarnya.
Baca Juga
Jarak Marquez dengan Pemimpin Klasemen Melebar
Hasil buruk di Silverstone juga berdampak pada persaingan gelar juara dunia.
Marquez kini tertinggal 40 poin dari Jorge Martin yang berada di puncak klasemen.
Kondisi ini membuat setiap balapan berikutnya menjadi semakin penting bagi pembalap Ducati tersebut. Marquez sebelumnya mampu menjaga konsistensi dalam persaingan gelar, tetapi masalah fisik dan hasil buruk di Silverstone membuat keunggulannya semakin tergerus.