Quartararo Tak Lagi Bahagia di Yamaha, Honda Jadi Harapan Baru MotoGP 2027
Fabio Quartararo akan mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Yamaha pada akhir musim MotoGP 2026. Setelah menjalani sebagian besar karier MotoGP
fin.co.id - Fabio Quartararo akan mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Yamaha pada akhir musim MotoGP 2026. Setelah menjalani sebagian besar karier MotoGP bersama pabrikan asal Jepang tersebut, pembalap Prancis itu akhirnya memilih membuka lembaran baru bersama Honda mulai 2027.
Keputusan tersebut bukan semata karena tawaran dari tim lain. Quartararo mengakui dirinya sudah tidak lagi menikmati balapan bersama Yamaha. Masalah performa motor membuatnya kesulitan bertarung di posisi yang diharapkan, bahkan ketika ia merasa memiliki kecepatan untuk tampil lebih baik.
Quartararo Mengaku Tak Lagi Menikmati Balapan
Quartararo secara terbuka menggambarkan situasinya bersama Yamaha sebagai periode yang membuatnya kehilangan kesenangan dalam membalap.
"Saya tidak benar-benar bersenang-senang," ujar Quartararo dalam wawancara dengan Crash.net setelah Grand Prix Inggris.
Pernyataan itu muncul ketika Quartararo membahas kesulitannya sepanjang MotoGP 2026. Ia merasa frustrasi ketika pembalap lain dapat melewatinya sementara dirinya kesulitan melakukan serangan balik.
Menurut Quartararo, persoalannya bukan hanya hasil akhir. Ia justru lebih menikmati balapan ketika mampu bertarung dengan pembalap di depannya, meskipun akhirnya hanya finis di posisi kelima.
Baca Juga
Situasi berbeda terjadi pada musim 2026. Quartararo merasa Yamaha belum memberinya paket motor yang memungkinkan dirinya bertarung secara konsisten.
Setelah 12 seri, ia memang menjadi pembalap Yamaha dengan posisi terbaik di klasemen. Namun perolehan poinnya hanya 55 dan hasil terbaiknya baru posisi kelima.
Bagi pembalap dengan status juara dunia 2021, kondisi tersebut tentu jauh dari harapan.
Proyek V4 Yamaha Belum Memberikan Perubahan Besar
Salah satu harapan terbesar Yamaha untuk memperbaiki performa adalah perubahan mesin dari konfigurasi inline-four menjadi V4.
Baca Juga
Perubahan tersebut merupakan langkah besar bagi Yamaha di MotoGP. Namun Quartararo menilai perkembangan motor tidak berlangsung secepat yang diharapkannya.
Ia mengingat kembali pengujian awal motor V4 Yamaha di Barcelona. Ketika itu, catatan waktunya dianggap cukup menjanjikan untuk sebuah proyek baru.
Masalahnya muncul dalam beberapa bulan setelah pengujian tersebut.