Balap . 14/08/2026, 17:56 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Ketika Ducati tidak mampu menyamai performa Aprilia, Alex menemukan keuntungan melalui gaya balapnya sendiri. Kemampuan menjaga ban belakang, mempertahankan corner speed dan mengalir melalui tikungan cepat membuatnya mampu memaksimalkan Desmosedici yang dikendarainya.
Hal tersebut juga sejalan dengan karakter Silverstone yang sangat menuntut pengelolaan ban. Aprilia akhirnya menguasai akhir pekan, tetapi Alex menjadi pembalap Ducati yang paling mampu mengatasi situasi tersebut.
Alex Marquez memang tidak berhasil naik podium di Silverstone 2026. Namun, performanya tetap menjadi salah satu hal menarik dari akhir pekan MotoGP Inggris.
Ketika Ducati kesulitan menghadapi Aprilia, Alex mampu menjadi pembalap Ducati terbaik berkat kombinasi kecepatan menikung, gaya balap yang halus dan kemampuan menjaga ban belakang. Dua hasil terbaik di antara pembalap Ducati menunjukkan bahwa karakteristik seorang pembalap dapat memainkan peran besar ketika performa motor sedang tidak berada di level terbaik.
Silverstone pun kembali memperlihatkan bahwa MotoGP bukan hanya tentang siapa yang memiliki motor paling cepat, tetapi juga bagaimana seorang pembalap mampu memaksimalkan setiap kelebihan yang dimilikinya.
Referensi:
How “really smooth” Alex Marquez maximised Ducati potential at Silverstone MotoGP, Crash.net
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media