Balap . 20/08/2026, 19:28 WIB

Enam Kali Gagal Cetak Poin, Aprilia Ubah Pendekatan Marco Bezzecchi

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin.co.id - Marco Bezzecchi kembali menunjukkan performa positif setelah melewati periode sulit pada paruh pertama MotoGP 2026. Aprilia ternyata tidak hanya melakukan evaluasi teknis, tetapi juga mengubah pendekatan terhadap pembalap asal Italia tersebut.

Perubahan itu dilakukan setelah Bezzecchi mengalami rangkaian hasil buruk yang membuat perburuan gelar juara dunia sempat menjauh. Dalam delapan balapan yang berlangsung di Balaton, Brno, Assen, dan Sachsenring, pembalap Aprilia tersebut enam kali gagal meraih poin. Dari periode tersebut, ia hanya mengumpulkan 13 poin dari maksimal 148 poin yang tersedia.

Situasi tersebut cukup mengejutkan karena Bezzecchi sebelumnya menjadi salah satu kandidat kuat dalam persaingan gelar MotoGP. Aprilia menilai masalah utama bukan terletak pada kemampuan motor, melainkan bagaimana Bezzecchi menghadapi tekanan ketika berada dalam situasi untuk meraih hasil besar.

Aprilia Minta Bezzecchi Lebih Tenang

Manajer tim Aprilia, Paolo Bonora, menjelaskan bahwa tim menggunakan masa jeda musim panas untuk melihat kembali berbagai kejadian yang dialami sepanjang paruh pertama musim.

Aprilia menilai performa motor sebenarnya tetap kompetitif di berbagai sirkuit. Karena itu, perhatian lebih besar diberikan kepada Bezzecchi yang mengalami sejumlah insiden, penalti, cedera, dan kegagalan finis.

Menurut Bonora, Bezzecchi terkadang terlalu memaksakan diri ketika merasa memiliki kecepatan untuk berada di depan. Ketika mengetahui dirinya mampu mencatat lap tercepat atau memiliki keunggulan tertentu, ia justru berusaha mengejar lebih banyak daripada yang diperlukan pada bagian awal balapan.

Pendekatan tersebut kemudian berujung pada kesalahan yang membuat peluang mendapatkan poin kembali hilang.

Aprilia akhirnya meminta Bezzecchi mengubah cara berpikirnya ketika menghadapi balapan. Ia tidak lagi didorong untuk selalu mengejar kemenangan pada setiap kesempatan.

Pesan utama tim adalah agar Bezzecchi tetap berada dalam persaingan dan mengelola balapan dengan lebih tenang.

Aprilia Anggap Paruh Kedua Musim sebagai Awal Baru

Bonora bahkan meminta Bezzecchi menganggap sisa musim sebagai musim yang baru.

Pendekatan ini dimaksudkan untuk mengurangi tekanan yang sebelumnya dirasakan pembalap berusia 27 tahun tersebut. Aprilia ingin Bezzecchi kembali menjadi pembalap yang tampil percaya diri seperti ketika meraih kemenangan di Mugello.

"Kami mengatakan kepadanya, ambil kesempatan ini dan anggap sebagai awal baru," ujar Bonora.

Pesan tersebut bukan berarti Aprilia meminta Bezzecchi menurunkan ambisi. Sebaliknya, tim ingin kemampuan yang dimilikinya digunakan secara lebih terukur.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com