Balap

Max Verstappen Akui Nyaris Pensiun dari F1 sebelum Putuskan Bertahan di Red Bull hingga 2030

Max Verstappen ternyata sempat berada dalam posisi yang tidak biasa ketika harus menentukan masa depannya di Formula 1. Pembalap asal Belanda itu mengaku

Max Verstappen Akui Nyaris Pensiun dari F1 sebelum Putuskan Bertahan di Red Bull hingga 2030
Verstappen, Image: @maxverstappen1 / Instagram

fin.co.id - Max Verstappen ternyata sempat berada dalam posisi yang tidak biasa ketika harus menentukan masa depannya di Formula 1. Pembalap asal Belanda itu mengaku bahwa dirinya justru nyaris pensiun daripada pindah ke tim lain sebelum akhirnya memilih memperpanjang kontrak bersama Red Bull hingga akhir musim 2030.

Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi mengenai masa depan Verstappen. Sebelumnya, pembalap empat kali juara dunia itu dikaitkan dengan sejumlah tim besar, termasuk McLaren dan Mercedes. Namun, pada akhirnya Verstappen memilih tetap menjadi bagian dari Red Bull.

Verstappen Sempat Tidak Yakin Ingin Bertahan di F1

Situasi tersebut ternyata jauh lebih serius daripada sekadar rumor mengenai perpindahan tim.

Verstappen mengungkapkan bahwa setelah menjalani beberapa balapan pertama musim 2026, dirinya bahkan belum mengetahui apakah masih ingin melanjutkan karier di Formula 1.

Dalam konferensi pers khusus setelah pengumuman kontrak barunya, Verstappen mengatakan bahwa ia sempat meminta pimpinan Red Bull Laurent Mekies untuk tidak membicarakan masa depannya.

Menurut Verstappen, pada saat itu dirinya bahkan belum tahu apakah ingin terus berada di Formula 1.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa kemungkinan pensiun memang pernah berada dalam pikirannya. Situasinya bukan sekadar pertimbangan untuk meninggalkan Red Bull dan mencari tim baru.

Ketika ditanya apakah dirinya pernah hampir bergabung dengan tim lain, Verstappen memberikan jawaban yang cukup mengejutkan.

Ia mengatakan bahwa dirinya lebih dekat dengan keputusan pensiun daripada pindah tim.

Red Bull Tetap Menjadi Pilihan Utama Verstappen

Meski Red Bull mengalami periode sulit pada awal musim 2026, Verstappen tidak melihat alasan kuat untuk meninggalkan tim tersebut.

Red Bull menghadapi sejumlah perubahan besar dalam struktur tim. Beberapa nama penting juga telah meninggalkan organisasi tersebut, sementara performa mobil mereka belum berada di level yang diharapkan Verstappen.

Namun, kondisi itu tidak otomatis membuat Verstappen ingin mencari lingkungan baru.

Ia menggambarkan Red Bull sebagai keluarga dan menegaskan bahwa dirinya merasa nyaman berada di dalam tim tersebut.

Berita Terkait