Sportainment . 02/09/2026, 12:51 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Tiger Woods merupakan salah satu pegolf paling sukses dalam sejarah olahraga modern. Sepanjang kariernya, ia telah memenangkan 15 gelar major dan menjadi salah satu figur yang berperan besar dalam meningkatkan popularitas golf secara global.
Namun, perjalanan karier Woods dalam beberapa tahun terakhir juga banyak dipengaruhi masalah cedera dan kondisi fisik.
Pada Februari 2021, Woods mengalami kecelakaan mobil serius di California yang menyebabkan cedera berat pada kaki kanannya. Ia harus menjalani operasi dan rehabilitasi panjang sebelum akhirnya dapat kembali mengikuti sejumlah turnamen golf.
Kecelakaan di Florida pada Maret 2026 kembali membawa Woods menjadi perhatian publik, kali ini tidak hanya terkait kondisi kesehatannya tetapi juga proses hukum.
Sidang perubahan pengakuan menjadi perkembangan terbaru dalam kasus Tiger Woods setelah kecelakaan mobil di Florida. Woods sebelumnya mengaku tidak bersalah, sementara tes napas tidak menunjukkan konsumsi alkohol. Polisi, di sisi lain, menduga terdapat kemungkinan pengaruh zat lain dan melaporkan menemukan hydrocodone pada Woods.
Dari sisi ilmiah, obat opioid memang diketahui dapat memengaruhi kewaspadaan, koordinasi, dan kecepatan respons pada sebagian orang. Meski demikian, fakta tersebut tidak dapat digunakan sendirian untuk menentukan penyebab kecelakaan maupun membuktikan seseorang mengemudi dalam kondisi terganggu.
Karena bentuk pengakuan baru Woods belum diumumkan, perkembangan persidangan menjadi faktor penting untuk menentukan arah kasus tersebut selanjutnya.
Referensi:
BBC News - Tiger Woods to Change Plea After DUI Crash Arrest in Florida
U.S. Food and Drug Administration - Opioid Medications
National Highway Traffic Safety Administration - Drug-Impaired Driving
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media