Sportainment

Tiger Woods akan Ubah Pengakuan di Pengadilan Usai Kecelakaan Mobil di Florida

Tiger Woods dijadwalkan kembali menghadapi proses hukum setelah kecelakaan mobil yang terjadi di Florida pada Maret 2026. Legenda golf tersebut akan menjalani

Tiger Woods akan Ubah Pengakuan di Pengadilan Usai Kecelakaan Mobil di Florida
Ilustrasi Tiger Woods, Image: DALL·E 3

Pihak berwenang kemudian melaporkan menemukan dua pil berwarna putih di dalam saku Woods. Pil tersebut diidentifikasi sebagai hydrocodone.

Hydrocodone merupakan obat golongan opioid yang digunakan untuk menangani rasa sakit dan umumnya hanya diberikan melalui resep dokter.

Secara medis, opioid dapat menimbulkan sejumlah efek pada sistem saraf pusat, termasuk kantuk, pusing, perlambatan respons, dan gangguan koordinasi pada sebagian pengguna. Efek tersebut menjadi salah satu alasan penggunaan obat opioid perlu diperhatikan ketika seseorang hendak mengoperasikan kendaraan.

Namun, keberadaan obat tersebut pada Woods tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa obat itulah yang menyebabkan kecelakaan. Dalam proses hukum, hubungan antara konsumsi suatu zat dan gangguan kemampuan mengemudi perlu ditentukan berdasarkan bukti serta hasil pemeriksaan yang tersedia.

Woods sendiri sebelumnya telah menyatakan bahwa dirinya memahami seriusnya situasi yang sedang dihadapi.

"Saya mengetahui dan memahami seriusnya situasi yang saya hadapi saat ini," kata Woods dalam pernyataannya setelah insiden tersebut.

Ia kemudian mengumumkan akan mengambil waktu untuk menjalani perawatan dan berfokus pada kesehatannya.

Sebelumnya Mengaku Tidak Bersalah

Pada Maret 2026, Woods mengaku tidak bersalah atas dakwaan yang diajukan terhadapnya. Dakwaan tersebut mencakup dugaan mengemudi dalam kondisi terpengaruh serta penolakan menjalani pemeriksaan.

Kini, rencana perubahan pengakuan membuat proses hukum kasus tersebut memasuki tahap baru.

Meski demikian, perubahan pengakuan tidak otomatis berarti Woods akan mengaku bersalah. Hingga laporan terbaru muncul, belum dijelaskan bagaimana bentuk pengakuan yang akan disampaikan dalam persidangan.

Karena itu, kesimpulan mengenai status hukum Woods masih harus menunggu sidang dan keputusan pengadilan.

Kasus tersebut juga menjadi perhatian karena bukan pertama kalinya Woods berurusan dengan aparat terkait dugaan mengemudi di bawah pengaruh zat.

Pada 2017, Woods pernah ditangkap di Florida setelah ditemukan tertidur di dalam kendaraannya. Saat itu, ia kemudian menyatakan bahwa kondisinya berkaitan dengan reaksi terhadap obat resep dan bukan alkohol.

Karier Tiger Woods Diwarnai Masalah Cedera

Berita Terkait