Balap

Pindah ke Tech3 KTM Tahun Depan, Luca Marini Dianggap Bisa Dorong Performa Pabrikan

Luca Marini akan melanjutkan kiprahnya di MotoGP bersama Tech3 KTM pada musim 2027. Kepindahan pembalap Italia tersebut dinilai berpotensi memberi dampak lebih

Pindah ke Tech3 KTM Tahun Depan, Luca Marini Dianggap Bisa Dorong Performa Pabrikan
Luca Marini, Image: @lucamarini10 / Instagram

fin.co.id - Luca Marini akan melanjutkan kiprahnya di MotoGP bersama Tech3 KTM pada musim 2027. Kepindahan pembalap Italia tersebut dinilai berpotensi memberi dampak lebih besar dari sekadar menambah kekuatan di lintasan, sebab kemampuannya dalam memberikan masukan teknis diyakini dapat membantu pengembangan motor KTM.

Penilaian itu datang dari Fabio di Giannantonio, yang akan membela tim pabrikan Red Bull KTM pada 2027 bersama Alex Marquez. Di Giannantonio menyambut positif bergabungnya Marini ke proyek KTM dan menilai sahabatnya itu memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk membantu pabrikan asal Austria tersebut meningkatkan performa motor.

Luca Marini Jadi Bagian dari Proyek KTM 2027

Marini dipastikan bergabung dengan Tech3 KTM, tim satelit yang dipimpin Guenther Steiner, untuk menghadapi musim MotoGP 2027. Musim tersebut akan menjadi awal era baru karena MotoGP menggunakan regulasi mesin 850cc dan pemasok ban tunggal Pirelli.

Perubahan besar pada spesifikasi motor membuat peran pembalap tidak hanya penting saat balapan. Tim juga membutuhkan pembalap yang mampu menjelaskan karakter motor secara rinci kepada teknisi. Informasi mengenai perilaku motor saat pengereman, akselerasi, masuk tikungan, hingga pengelolaan ban akan menjadi dasar bagi pabrikan dalam menentukan arah pengembangan.

KTM melihat Marini sebagai sosok berpengalaman yang dapat mengisi kebutuhan tersebut. Ia akan menjadi bagian dari susunan pembalap KTM yang diperbarui menjelang perubahan regulasi 2027.

Sebelum pindah ke Tech3, Marini membela tim pabrikan Honda. Ia juga memiliki pengalaman bersama VR46 Ducati, tempat ia meraih dua pole position dan dua podium di kelas utama. Pengalaman di dua lingkungan pabrikan dengan karakter motor yang berbeda membuatnya dipandang memiliki pemahaman yang luas mengenai kebutuhan pembalap di MotoGP.

Di Giannantonio Menilai Marini Bisa Membantu KTM

Di Giannantonio mengenal Marini sejak keduanya masih meniti karier di kelas utama MotoGP. Marini memulai debut bersama VR46 pada 2021, sedangkan Di Giannantonio masuk MotoGP bersama Gresini pada musim berikutnya.

Setelah Marini pindah ke Honda, Di Giannantonio mengambil kursi yang ditinggalkannya di VR46. Hubungan keduanya tetap dekat, termasuk dalam kegiatan latihan dan diskusi mengenai balapan.

Di Giannantonio mengatakan Marini pernah membantunya pada masa awal karier di MotoGP. Karena itu, ia senang Marini tetap memiliki tempat di grid dan kini bisa bergabung dalam proyek KTM.

“Ia bisa membantu kami dan membantu pabrikan untuk meningkatkan motor,” ujar Di Giannantonio mengenai Marini. Ia juga menilai Marini sebagai pembalap yang sangat cepat.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa KTM tidak hanya merekrut Marini untuk mengejar hasil balapan. Kemampuan menyampaikan evaluasi yang tepat dinilai sama pentingnya, terutama ketika pabrikan harus menyiapkan motor baru untuk regulasi yang berbeda.

Umpan Balik Teknis Menjadi Nilai Penting

Menurut Di Giannantonio, ia sendiri merasa mampu memberikan komentar yang baik dan presisi kepada tim. Namun, ia menilai kemampuan Marini dalam hal tersebut berada di level lebih tinggi.

Berita Terkait