Balap . 20/10/2026, 15:30 WIB

Jorge Martin Akui Kesulitan Mengimbangi Bezzecchi di Mandalika, Dua Tikungan Jadi Pembeda

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin.co.id - Jorge Martin mengakui masih kesulitan menyamai kecepatan Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez saat Aprilia mendominasi MotoGP Mandalika 2026. Pembalap asal Spanyol itu kehilangan waktu di dua tikungan cepat karena mengalami masalah putaran roda belakang atau wheelspin yang membuatnya kesulitan mempertahankan kecepatan seperti kedua rivalnya.

Hasil balapan di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika memperlihatkan perbedaan performa di antara para pembalap Aprilia. Bezzecchi keluar sebagai pemenang, sementara Fernandez juga mampu tampil lebih cepat daripada Martin. Pemimpin klasemen tersebut akhirnya menyelesaikan balapan dengan selisih 6,9 detik dari Bezzecchi.

Dua Tikungan Cepat Menjadi Sumber Kehilangan Waktu

Martin menjelaskan bahwa kesulitan utamanya muncul ketika melewati dua tikungan cepat. Pada bagian tersebut, Bezzecchi dan Fernandez mampu mempertahankan kecepatan lebih tinggi tanpa mengalami wheelspin berlebihan.

Sebaliknya, Martin merasa roda belakang motornya terlalu banyak berputar sehingga mengurangi kemampuannya untuk membawa kecepatan saat melewati tikungan. Kondisi itu membuatnya kehilangan sekitar sepersepuluh detik di masing-masing tikungan.

Martin berusaha menganalisis data kedua rivalnya untuk memahami bagaimana mereka bisa melaju lebih cepat. Namun, setiap kali mencoba menyesuaikan pendekatannya, ia mendapati bahwa Bezzecchi dan Fernandez kembali menunjukkan peningkatan.

Situasi tersebut membuat Martin kesulitan mengejar ketertinggalan hanya dengan mengandalkan sektor lain. Meskipun merasa cukup nyaman di sejumlah bagian lintasan, kehilangan waktu di dua tikungan cepat tetap menjadi hambatan yang sulit diatasi.

Martin Mengakui Masih Tertinggal dalam Adaptasi

Martin sebenarnya merasakan peningkatan performa sepanjang akhir pekan di Mandalika. Namun, ia menilai masih ada aspek yang belum berhasil dimaksimalkan dari motor Aprilia RS-GP miliknya.

Salah satu faktor yang memengaruhi situasinya adalah ketidakhadiran pada MotoGP Mandalika musim sebelumnya akibat cedera. Akibatnya, Martin belum memiliki pengalaman balapan menggunakan motor Aprilia di sirkuit tersebut sebelum menjalani seri 2026.

Kondisi itu membuatnya harus mengejar pemahaman lintasan dan karakter motor yang sudah lebih dahulu dipelajari para rivalnya. Martin juga menyadari bahwa pembalap lain mungkin telah menemukan peningkatan performa sejak musim sebelumnya, sedangkan dirinya masih berusaha mencapai tingkat yang sama.

Menurut Martin, situasi serupa bisa kembali menjadi tantangan di sirkuit lain. Ia akan menghadapi Phillip Island dan Portimao, dua lintasan yang juga memerlukan proses adaptasi tersendiri setelah kehilangan kesempatan berkompetisi pada musim sebelumnya.

Meski demikian, Martin tidak menganggap bahwa absen pada musim sebelumnya selalu membuatnya kesulitan. Ia mengakui bahwa dampaknya bisa berbeda di setiap sirkuit, tetapi Mandalika menjadi contoh ketika dirinya belum mampu memaksimalkan potensi motor saat Aprilia sedang berada dalam performa terbaik.

Dominasi Aprilia Belum Menghilangkan Persaingan Gelar

Aprilia menjalani akhir pekan yang sangat kuat di Mandalika. Pabrikan Italia tersebut menyapu empat posisi teratas pada balapan utama, dengan Bezzecchi memimpin di depan para pembalap Aprilia lainnya.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com