Bola . 22/10/2026, 08:45 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
Michael Carrick tak tinggal diam merespons kritik sang kapten. Ia menjelaskan bahwa tim sempat mencoba menerapkan pressing man-to-man pada babak kedua, tetapi skema tersebut justru berbuah gol tambahan bagi Como.
"Di babak kedua, kami sempat mencoba menerapkan tekanan man-to-man, tetapi hal itu justru berujung kebobolan," ungkap Carrick.
Carrick menegaskan bahwa taktik sehebat apa pun tidak akan berjalan tanpa kerja keras dan komitmen pemain di lapangan. Ia tidak bisa menyembunyikan kemarahannya atas performa buruk anak asuhnya.
"Apa pun taktik yang Anda gunakan, jika Anda tidak mau berlari kembali membantu pertahanan, Anda tidak akan menang. Saya benar-benar marah. Bermain dengan cara seperti itu sungguh tidak bisa diterima," lugasnya.
Hasil minor dari Como menambah catatan kelam MU yang kini sudah menelan dua kekalahan dari tiga laga di Liga Champions musim ini. Carrick menegaskan bakal mengevaluasi total, baik dari sisi taktis pelatih maupun mentalitas para pemain.
"Anda tidak bisa sekadar menyalakan atau mematikan performa sesuka hati. Anda tidak bisa memilih kapan harus tampil maksimal dan kapan tidak," tegas Carrick kepada TNT Sports.
Menjelang laga kontra Bournemouth di Liga Premier Inggris pada Minggu mendatang, Carrick menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung Setan Merah. Ia menuntut seluruh elemen tim segera berbenah sebelum situasi makin memburuk.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media