Balap . 27/10/2026, 10:40 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Yamaha sedang mempersiapkan motor baru untuk menghadapi regulasi MotoGP 2027. Namun, prototipe bermesin 850cc yang tengah dikembangkan pabrikan Jepang tersebut ternyata memiliki karakter sangat berbeda dari motor yang digunakan pada musim 2026. Perubahan itu bahkan membuat test rider Yamaha, Augusto Fernandez, merasa seperti sedang mengendarai motor dari merek lain.
Fernandez mendapatkan pengalaman langsung menguji motor generasi terbaru Yamaha tersebut. Menurutnya, perbedaan yang dirasakan bukan hanya berkaitan dengan kapasitas mesin, tetapi juga karakter motor secara keseluruhan, termasuk penggunaan ban dan sistem pengatur ketinggian motor.
Fernandez mengungkapkan bahwa prototipe 850cc yang dipersiapkan untuk musim 2027 memiliki karakter berbeda dibandingkan Yamaha bermesin V4 berkapasitas 1.000cc yang digunakan pada 2026.
"Motor yang sedang kami bangun untuk 850cc sangat berbeda dengan V4 1.000cc ini," ujar Fernandez dalam wawancara yang dikutip Crash.net.
Perbedaan tersebut membuat proses adaptasi menjadi tantangan tersendiri. Fernandez harus menyesuaikan kembali gaya berkendara ketika berpindah dari motor prototipe 850cc ke motor 1.000cc yang digunakan dalam balapan musim ini.
Ia bahkan menggambarkan pengalaman tersebut seperti berganti merek motor. Menurut Fernandez, prototipe terbaru Yamaha terasa begitu berbeda sehingga tidak lagi memberikan sensasi yang sama seperti motor Yamaha yang dikendarainya sekarang.
"Motor ini benar-benar berbeda. Rasanya seperti bukan Yamaha lagi. Hampir seperti berganti merek," ungkapnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan besarnya perubahan yang sedang dilakukan Yamaha untuk menghadapi era baru MotoGP. Pabrikan itu tidak sekadar menyiapkan mesin dengan kapasitas lebih kecil, tetapi juga harus menyesuaikan berbagai komponen agar menghasilkan paket motor yang kompetitif.
Perubahan regulasi MotoGP 2027 membawa sejumlah penyesuaian teknis. Kapasitas mesin maksimum akan turun dari 1.000cc menjadi 850cc. Selain itu, Michelin akan digantikan Pirelli sebagai pemasok ban resmi, sedangkan perangkat pengatur ketinggian motor atau ride-height device akan dilarang.
Perubahan tersebut membuat karakter motor generasi baru tidak bisa dinilai hanya berdasarkan kapasitas mesinnya.
Ban memiliki pengaruh besar terhadap cara motor berakselerasi, mengerem, memasuki tikungan, dan mempertahankan kecepatan saat menikung. Perbedaan karakter ban juga menuntut rider menyesuaikan cara mengendalikan motor agar dapat memanfaatkan cengkeraman secara optimal.
Sementara itu, larangan ride-height device akan mengubah cara motor mengelola distribusi beban dan perilakunya saat berakselerasi. Perangkat yang selama ini membantu mengatur ketinggian motor tersebut tidak lagi diperbolehkan dalam regulasi baru.
Fernandez mengakui bahwa perubahan ban bukan satu-satunya alasan di balik perbedaan besar yang dirasakannya. Sistem pengatur ketinggian motor dan komponen lainnya turut memengaruhi karakter prototipe 850cc.
Karena itu, pengalaman mengendarai motor generasi baru tidak bisa langsung disamakan dengan mengendarai motor 1.000cc yang digunakan sekarang. Yamaha perlu mengembangkan kombinasi mesin, sasis, aerodinamika, dan pengaturan motor yang sesuai dengan regulasi mendatang.
Pengembangan motor 850cc Yamaha terus berjalan melalui serangkaian pengujian. Fernandez menyebut beberapa tes berikutnya memiliki peran penting untuk menentukan paket motor yang akan dibawa ke Valencia sekaligus memberikan gambaran mengenai pekerjaan yang perlu dilanjutkan selama pengembangan musim dingin di Jepang.
Tahap tersebut penting karena hasil pengujian akan membantu para insinyur menentukan arah pengembangan selanjutnya. Setiap perubahan komponen perlu dievaluasi untuk mengetahui dampaknya terhadap performa, kestabilan, dan kemudahan motor dikendalikan.
Yamaha juga belum bisa menilai seluruh potensi motor baru hanya berdasarkan sensasi berkendara. Data pengujian dan perbandingan performa tetap diperlukan untuk memastikan apakah pengembangan yang dilakukan menghasilkan kemajuan.
Hingga akhir Oktober 2026, para rider MotoGP telah menjalani dua rangkaian pengujian menggunakan motor generasi baru dan ban Pirelli. Namun, informasi mengenai hasil pengujian masih terbatas. Catatan waktu resmi motor generasi baru tersebut dijadwalkan tersedia pada tes Valencia pada Desember 2026.
Dengan demikian, penilaian mengenai daya saing Yamaha 850cc masih membutuhkan waktu. Sensasi berkendara yang berbeda merupakan salah satu petunjuk mengenai perubahan karakter motor, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan posisinya dibandingkan para pesaing.
Di tengah pengembangan motor baru, Fernandez juga kembali mendapatkan kesempatan tampil dalam balapan MotoGP. Ia menggantikan Toprak Razgatlioglu di tim Pramac Yamaha untuk sisa putaran musim 2026 setelah rider asal Turki tersebut mengalami cedera.
Kesempatan itu membuat Fernandez harus membagi perhatian antara tugas balapan dan pengujian motor 850cc. Ia memastikan akan tetap menjalankan pekerjaan pengembangan bersama Andrea Dovizioso meskipun kembali tampil sebagai rider di lintasan.
Fernandez mengakui jadwal tersebut membuat aktivitasnya semakin padat. Meski ingin menikmati kesempatan kembali membalap, ia menegaskan bahwa pekerjaan pengembangan motor tetap menjadi prioritas.
Keterlibatan Fernandez menjadi penting bagi Yamaha karena ia dapat memberikan masukan berdasarkan pengalaman mengendarai motor 1.000cc maupun prototipe 850cc. Pengalaman berpindah di antara kedua motor itu juga memberinya kesempatan membandingkan karakter keduanya secara langsung.
Masukan dari test rider akan membantu Yamaha menentukan bagian yang perlu diperbaiki sebelum motor baru memasuki tahap pengembangan berikutnya. Apalagi, perubahan regulasi pada 2027 menuntut setiap pabrikan menemukan pendekatan teknis yang tepat sejak awal.
Pernyataan test rider Yamaha, Augusto Fernandez, memperlihatkan besarnya perubahan yang sedang dipersiapkan untuk MotoGP 2027. Prototipe 850cc tidak hanya berbeda dari sisi kapasitas mesin, tetapi juga karakter berkendara akibat perubahan ban, perangkat motor, dan paket teknis secara keseluruhan.
Meski terasa seperti mengendarai motor dari merek lain, sensasi tersebut belum menjadi ukuran pasti mengenai daya saing Yamaha pada musim mendatang. Hasil tes lanjutan dan data performa akan menjadi penentu untuk mengetahui sejauh mana pengembangan tersebut berhasil.
Bagi Yamaha, tantangan berikutnya adalah mengubah perbedaan karakter itu menjadi keunggulan di lintasan. Pengujian yang konsisten dan masukan dari Fernandez serta Dovizioso akan menjadi bagian penting dalam mematangkan motor yang dipersiapkan untuk era baru MotoGP.
Crash.net, "Yamaha's 2027 850cc MotoGP Bike Is 'Like Swapping Brands'"
Yamaha Motor Co., Ltd., "Augusto Fernández Signs On with Yamaha as Official MotoGP Test Rider for 2026-2027"
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media