Balap . 12/06/2025, 16:24 WIB
Penulis : Aries Setianto | Editor : Aries Setianto
Yang menarik, pembalap utama seperti Fabio Quartararo dan Alex Rins belum diizinkan mencoba mesin ini. Meregalli menjelaskan:
"Kami ingin mesin ini benar-benar siap sebelum diberikan kepada pembalap pabrikan. Mereka baru akan mencobanya ketika performanya cukup baik untuk dievaluasi secara mendalam."
Ini adalah langkah bijak untuk mencegah kebingungan atau hilangnya kepercayaan akibat prototipe yang belum matang.
Uji coba di Barcelona bukan sekadar uji mesin ini adalah pernyataan ambisi. Yamaha ingin membuktikan bahwa mereka masih serius bersaing di MotoGP.
Dengan V4, mereka kini sejalan dengan filosofi teknis Ducati, KTM, dan Aprilia.
Meski belum ada jaminan kesuksesan, tanda-tanda pemulihan sudah terlihat. Di Aragon, Yamaha berhasil masuk Q2 dan start dari baris ketiga prestasi kecil tapi signifikan setelah masa stagnasi panjang.
Yamaha V4 bukan lagi mimpi, tapi kenyataan. Jika mesin ini memenuhi harapan, peta persaingan MotoGP bisa berubah drastis. Barcelona hanyalah awal. Yang pasti, Yamaha tidak mau lagi hanya menjadi penonton.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media