Bola . 29/10/2025, 19:11 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Rupanya, NEC Nijmegen sejatinya lebih berharap bisa mendatangkan Mees Hilgers lewat skema peminjaman. Sayangnya, opsi tersebut langsung ditolak mentah-mentah oleh Twente yang hanya mau melepas sang pemain secara permanen.
“Mereka menolak peminjaman. Membeli juga tidak mungkin bagi kami,” tegas Aalbers.
Dengan situasi tersebut, peluang Hilgers bergabung ke NEC tampaknya cukup kecil, kecuali terjadi perubahan sikap dari pihak Twente atau pemain itu sendiri menekan klub untuk keluar.
Sebagai informasi, kontrak Mees Hilgers dengan FC Twente masih berlaku hingga 30 Juni 2026. Namun, hubungan antara pemain dan klub disebut mulai renggang setelah negosiasi perpanjangan kontrak baru belum juga menemui titik temu.
Hilgers dikabarkan kecewa dengan minimnya kesempatan bermain musim ini, sementara Twente justru terlihat enggan menurunkan pemain yang kontraknya belum diperpanjang.
Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa Hilgers bisa saja hengkang lebih cepat jika ada klub yang berani menawar dengan harga tepa
Bagi NEC Nijmegen, ketertarikan terhadap Mees Hilgers bukan tanpa alasan. Bek berusia 23 tahun ini dikenal memiliki kemampuan membaca permainan yang baik, duel udara yang solid, serta disiplin dalam menjaga area pertahanan.
Selain itu, statusnya sebagai pemain Timnas Indonesia membuat Hilgers memiliki nilai komersial yang menarik di mata klub-klub Eredivisie.
Jika kepindahan ini benar-benar terjadi, Hilgers bisa mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak dan kembali membuktikan kualitasnya di level tertinggi Liga Belanda. Namun, untuk saat ini, FC Twente tampaknya belum siap kehilangan salah satu talenta muda terbaik mereka.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media