Timur Kapadze – Arsitek Muda dari Uzbekistan
Nama kedua yang mencuri perhatian adalah Timur Kapadze, pelatih muda berusia 44 tahun asal Uzbekistan.
Meski masih tergolong muda, kiprahnya di level tim nasional sudah sangat mengesankan.
Kapadze dikenal sebagai sosok penting di balik keberhasilan Uzbekistan lolos ke Piala Dunia 2026, pencapaian yang baru pertama kali diraih dalam sejarah negara tersebut.
Ia mengambil alih kursi pelatih dari Zlatko Katanec pada empat laga terakhir kualifikasi dan sukses menjaga performa tim hingga finis di posisi aman.
Bukan cuma itu, di level usia muda, Kapadze membawa Timnas U-23 Uzbekistan tampil di final Piala Asia U-23 sebanyak dua edisi berturut-turut.
Puncaknya, ia sukses mengantarkan Uzbekistan ke putaran final Olimpiade 2024, pencapaian bersejarah bagi sepak bola Asia Tengah.
Baca Juga
Dengan rekam jejak tersebut, Kapadze dikenal memiliki gaya kepelatihan yang modern, disiplin tinggi, berorientasi pada pengembangan pemain muda, dan menekankan filosofi bermain menyerang berbasis penguasaan bola.
Namun, sama seperti Hallgrimsson, Kapadze belum pernah melatih di luar negaranya sendiri, sehingga adaptasi budaya sepak bola bisa menjadi tantangan jika ia bergabung ke Indonesia.
Menariknya, hingga kini PSSI belum mengumumkan siapa pun secara resmi.
Dalam beberapa kesempatan, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin terburu-buru dalam memilih pelatih.
Baca Juga
“Kami ingin memastikan pelatih yang datang benar-benar memahami karakter sepak bola Indonesia, bukan hanya terkenal di atas kertas,” ujar Erick dalam wawancara beberapa waktu lalu.
Namun, di sisi lain, publik mendesak agar proses pencarian segera dipercepat.
Pasalnya, Timnas Indonesia memiliki jadwal padat di awal 2026, termasuk lanjutan kualifikasi Piala Dunia zona Asia dan Piala AFF yang akan digelar pertengahan tahun depan.
Jika terlalu lama tanpa pelatih tetap, dikhawatirkan program latihan dan pemusatan tim akan terganggu.