Bola . 15/11/2025, 16:06 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
“Begitu mereka datang, kami memastikan apakah mereka bisa masuk ke skuad ini. Tim pelatih melakukan beberapa tes dan evaluasi lewat gim internal,” jelas Indra.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa performa ketiganya belum mencapai level yang dibutuhkan untuk waktu persiapan yang sangat singkat.
“Saat ini kami butuh performa, bukan potensi. Performa yang bisa dipakai sekarang,” tegasnya.
“Kalau kami kembalikan ke klub, bukan berarti mereka tidak punya potensi. Mereka potensial sekali, tetapi kami butuh yang benar-benar siap pakai.”
Baca Juga
SEA Games 2025 akan digelar pada 3–18 Desember 2025 di Thailand. Setelah hasil apik di beberapa turnamen sebelumnya, ekspektasi terhadap Garuda Muda semakin tinggi.
Pada TC periode kedua ini, Timnas U-23 dijadwalkan menjalani dua laga uji coba melawan Mali U-23, yang dinilai sebagai lawan ideal untuk mengukur kesiapan tim sebelum berangkat ke Thailand.
Keputusan mencoret tiga pemain abroad ini menunjukkan bahwa Indra ingin memastikan hanya pemain terbaik dan paling siap yang akan dibawa ke pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Meski gaya bicara Indra tetap santai seperti biasanya, pesannya jelas, Garuda Muda tidak bisa lagi hanya bertumpu pada potensi. Tim harus siap tempur.
Dengan semakin banyak pemain abroad yang mulai muncul, kompetisi internal di skuad U-23 kini jauh lebih ketat dibanding beberapa tahun lalu. Hal ini diharapkan dapat mendorong pemain tampil lebih konsisten dan kompetitif di level internasional.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media