Sementara itu, deretan pemain lokal anyar seperti Andrew William Lensun, Oka Ananta Yogiswara, Putu J. Satria Pande, dan Victory Jacob Emilio Lobbu diharapkan mampu memberi kedalaman skuad, terutama saat rotasi berjalan ketat.
Meski ada tambahan amunisi, identitas Pelita Jaya diyakini tak akan berubah, kerangka utama tim tetap dipertahankan oleh manajemen.
Nama-nama seperti Andakara Prastawa Dhyaksa, Muhammad Arighi, Vincent Kosasih, Hendrick Xavi Yonga, hingga Agassi Yeshe Goantara yang menyabet gelar IBL Local MVP 2025, masih menjadi tulang punggung permainan.
Hal lain yang membuat musim 2026 semakin dinanti adalah, kembalinya Brandon Van Dorn Jawato. Setelah absen panjang akibat cedera, Jawato akhirnya kembali masuk dalam roster.
Kehadirannya sangat krusial, terutama untuk menjaga keseimbangan antara starting five dan unit cadangan.
Bagi para pendukung setia, nama Jawato punya tempat spesial. Energi dan kontribusinya di lapangan selalu menjadi pembeda, terlebih saat bermain di kandang GMSB Kuningan yang dikenal angker bagi lawan.
Baca Juga
Target Pelita Jaya musim depan tak berubah, gelar juara IBL. Namun kali ini, ambisinya terasa lebih kuat.
Gelar yang sempat melayang ke tangan Dewa United Banten menjadi bahan bakar tambahan, Pelita Jaya ingin memastikan cerita musim depan berakhir berbeda dengan trofi kembali ke Jakarta.