Bola . 05/01/2026, 15:11 WIB

Taktik John Herdman Terbongkar, Gaya Main Timnas Indonesia Diprediksi Lebih Brutal!

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Tak hanya lolos ke Piala Dunia, Kanada juga mengalami lonjakan signifikan di ranking FIFA.

Dari posisi 77 dunia, mereka meroket ke peringkat 33, mencerminkan transformasi menyeluruh dalam kualitas permainan, mentalitas, dan konsistensi tim.

Tahun 2026 menjadi periode yang sangat krusial bagi John Herdman bersama Timnas Indonesia. Agenda padat sudah menanti sejak awal masa jabatannya.

Timnas Indonesia dijadwalkan tampil di ajang FIFA Series yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Matchday 23–31 Maret 2026.

Setelah itu, skuad Garuda akan menjalani FIFA Matchday lanjutan pada Juni, September, Oktober, dan November.

Puncaknya adalah Piala AFF 2026 yang akan berlangsung mulai 25 Juli 2026. Meski target prestasi disebut realistis, ekspektasi publik tetap tinggi agar Indonesia bisa tampil kompetitif dan konsisten di kawasan Asia Tenggara.

Filosofi Taktik John Herdman

Melihat perjalanan Herdman bersama Kanada, banyak pengamat menilai ia adalah sosok yang tepat untuk menangani pemain-pemain Timnas Indonesia seperti Jay Idzes dan kolega.

Karakter pemain Indonesia yang dinamis, cepat, dan enerjik dinilai cocok dengan pendekatan Herdman.

Sejak mengambil alih Kanada, Herdman dikenal sebagai pelatih yang sangat adaptif dalam merancang strategi. Ia tidak terpaku pada satu sistem permainan, melainkan selalu menyesuaikan pendekatan dengan kekuatan timnya dan karakter lawan.

Formasi 3-4-3 menjadi racikan favorit Herdman. Skema ini memberi ruang eksploitasi maksimal bagi pemain sayap dan penyerang yang cepat serta agresif.

Namun, ia juga kerap beralih ke 4-4-2 atau 4-2-3-1 untuk menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan.

Perubahan sistem ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari strategi untuk memenangkan duel taktik di lapangan.

Pola Build-Up dan Serangan Dinamis ala Herdman

Dalam fase build-up, tim asuhan Herdman selalu memulai serangan dari belakang secara terstruktur. Saat menggunakan formasi tiga bek, satu gelandang biasanya turun mendekati lini belakang untuk menciptakan sirkulasi bola yang rapi dan aman.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com