Namun dalam praktik di liga Malaysia, syarat tersebut disebut tidak benar-benar diterapkan.
Media tersebut menambahkan:
“Di liga Malaysia, pemain hanya perlu menyerahkan kartu identitas atau paspor untuk mendaftar sebagai pemain domestik.”
Artinya, pemain tidak perlu membuktikan bahwa mereka telah tinggal selama lima tahun atau memiliki asal-usul Malaysia yang jelas.
Baca Juga
Vietnam Jadi Korban dalam Kualifikasi Piala Asia
Kontroversi ini juga tidak lepas dari konflik dengan Timnas Vietnam.
Tim berjuluk The Golden Star Warriors itu merasa dirugikan karena pernah kalah telak dari Malaysia dalam pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2027.
Saat itu Malaysia diperkuat oleh pemain yang belakangan dinyatakan ilegal.
Karena itulah Vietnam menjadi salah satu pihak yang paling vokal menuntut hukuman tegas terhadap Malaysia.
Baca Juga
AFC Dinilai Tidak Tegas
Sikap AFC dalam menangani kasus ini juga mendapat sorotan.
Sekretaris Jenderal AFC, Windsor John, dianggap tidak cukup tegas dalam memberikan sanksi.
Beberapa pengamat bahkan menilai AFC terlihat terlalu lunak terhadap Malaysia.
Padahal dalam kasus serupa sebelumnya yang melibatkan Timnas Timor Leste, konfederasi Asia menjatuhkan hukuman berat.