Balap . 02/04/2026, 13:25 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Berbeda dengan Bezzecchi yang sempat kehilangan poin karena crash, Martin tampil lebih konsisten dengan selalu finis di setiap balapan. Namun, Rivola menilai masih ada satu hal yang belum maksimal dari Martin.
Ia menyebut bahwa Martin belum sepenuhnya menemukan kepercayaan diri untuk tampil seagresif potensinya. Selain itu, kondisi fisik juga menjadi perhatian setelah terlihat kelelahan di akhir balapan terakhir.
Persaingan internal ini justru menjadi bahan bakar tambahan bagi Aprilia untuk terus tampil dominan.
Keberhasilan Aprilia musim ini tidak lepas dari pengembangan teknis yang agresif, terutama di sektor aerodinamika. Rivola mengungkapkan bahwa timnya mendorong pengembangan hingga batas akhir sebelum musim dimulai.
Upaya tersebut akhirnya terbayar.
Motor RS-GP yang digunakan Bezzecchi terbukti kompetitif, bahkan dalam kondisi tidak ideal. Dalam balapan di Amerika Serikat, Bezzecchi tetap mampu menang meski mengalami kerusakan pada bagian aero belakang setelah insiden dengan Pedro Acosta.
Menurut Rivola, kehilangan komponen tersebut membuat motor menjadi kurang stabil, terutama saat pengereman keras. Namun, Bezzecchi mampu beradaptasi dengan cepat.
Ia tetap melaju kencang dan mengamankan kemenangan dengan selisih lebih dari dua detik.
Setelah rangkaian awal musim, MotoGP memasuki jeda cukup panjang sebelum kembali ke Eropa. Situasi ini dinilai bisa menjadi pedang bermata dua.
Rivola mengakui bahwa jeda panjang biasanya lebih menguntungkan pembalap yang sedang mengejar, dibandingkan mereka yang berada di puncak klasemen.
Namun, ia melihat Bezzecchi tetap fokus dan memiliki tujuan yang jelas.
Sementara itu, jeda ini juga bisa dimanfaatkan oleh Martin untuk memulihkan kondisi fisik dan kembali dalam performa terbaik.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media