Balap . 28/06/2026, 19:45 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id — Pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menelan pil pahit saat mengaspal di Sirkuit Assen. Akibat gagal menyelesaikan balapan dalam laga GP Belanda pada Minggu, 28 Juni 2026, posisi Veda Ega terpaksa turun ke peringkat ketujuh dalam klasemen sementara Moto3 2026.
Kegagalan menyentuh garis finis ini membuat pembalap andalan Honda Team Asia tersebut tidak mampu membawa pulang tambahan poin sama sekali dari tanah Belanda.
Berdasarkan klasifikasi akhir yang rilis melalui laman resmi MotoGP, Veda Ega masuk ke dalam daftar rider yang menyudahi balapan lebih awal. Pembalap kebanggaan Indonesia tersebut tercatat hanya mampu menyelesaikan delapan putaran saja sebelum akhirnya terpaksa menghentikan laju motornya di atas lintasan Assen.
Hasil minor pada seri kali ini membuat Veda Ega tertahan dengan koleksi 82 poin. Situasi ini langsung memicu perubahan peringkat, di mana posisinya harus melorot satu tingkat ke bawah. Rival terdekatnya, Hakim Danish, tampil apik dan berhasil finis di urutan ketujuh pada GP Belanda.
Berkat performa tersebut, Danish berhak mengantongi tambahan sembilan poin berharga. Tambahan angka ini membuat koleksi poin total miliknya kini menyamai raihan Veda Ega. Namun, secara peringkat, Danish berhak menempati posisi keenam dalam klasemen sementara dengan total 82 poin, sedangkan Veda mengekor tepat di urutan ketujuh dengan jumlah poin yang sama.
Nasib kurang beruntung di Assen ini juga menghambat ambisi Veda Ega untuk memangkas jarak dari kelompok pembalap di posisi lima besar. Sekarang, ia memiliki selisih 20 poin dari Brian Uriarte dan Marco Morelli. Kedua pembalap tersebut berada di peringkat keempat dan kelima dengan sama-sama mengemas 102 poin.
Berbanding terbalik dengan nasib Veda, pembalap tangguh Maximo Quiles justru tampil sangat mendominasi. Quiles makin mengukuhkan dominasinya di puncak klasemen sementara Moto3 setelah keluar sebagai juara utama di GP Belanda. Punggawa CFMOTO Gaviota Aspar Team itu sukses menyentuh garis finis paling awal dengan catatan waktu total 33 menit 51,801 detik dan berhak atas tambahan 25 poin penuh.
Kemenangan gemilang ini membuat Quiles kini mengoleksi total 211 poin. Angka ini membawa dirinya unggul sangat jauh, yakni selisih 90 poin, dari Alvaro Carpe yang membayangi di tempat kedua dengan raihan 121 poin.
Sementara itu, kejutan juga datang dari David Almansa yang berhasil merangsek naik ke peringkat ketiga klasemen dengan torehan 109 poin setelah sukses merebut podium kedua di Assen. Untuk posisi podium ketiga sendiri berhasil diamankan oleh Marco Morelli.
Pada balapan penuh drama di GP Belanda kali ini, urutan podium tertinggi ditempati oleh Quiles, Almansa, dan Morelli. Selanjutnya, Valentin Perrone menyusul di urutan keempat, lalu Jesus Rios di posisi kelima. Brian Uriarte, Hakim Danish, Joel Kelso, Adrian Fernandez, dan Casey O'Gorman melengkapi jajaran pembalap yang finis di posisi sepuluh besar.
Di sisi lain, nasib malang juga menimpa Rico Salmela. Pembalap yang sempat bersaing ketat di barisan lima besar tersebut harus rela melorot ke peringkat ke-11 dalam klasifikasi akhir balapan setelah pengawas lomba menjatuhkan hukuman penalti waktu sebanyak enam detik.
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai GP Belanda:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media