Bola . 30/06/2026, 12:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Fase grup Piala Dunia 2026 resmi berakhir dengan sederet catatan bersejarah. Turnamen edisi pertama yang diikuti 48 negara ini bukan hanya menghadirkan persaingan sengit di lapangan, tetapi juga memecahkan berbagai rekor, mulai dari jumlah penonton, produktivitas gol, hingga pencapaian individu para pemain.
Dalam laporan resminya bertajuk "Records tumble as FIFA World Cup 2026™ Group Stage sets new benchmark for football's greatest show", FIFA menyebut fase grup kali ini sebagai tolok ukur baru bagi turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Sebanyak 4.644.549 penonton hadir langsung menyaksikan 72 pertandingan fase grup yang berlangsung di Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko. Angka tersebut melampaui rekor sebelumnya, yakni sekitar 3,5 juta penonton pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.
Rata-rata setiap pertandingan dihadiri 64.508 penonton dengan tingkat okupansi stadion mencapai 99,7 persen. FIFA juga mencatat suporter dari 210 negara dan wilayah hadir sepanjang fase grup, menunjukkan besarnya antusiasme terhadap turnamen edisi perdana berformat 48 tim tersebut.
Produktivitas gol juga mencetak sejarah baru. Sebanyak 215 gol tercipta sepanjang fase grup atau rata-rata tiga gol setiap pertandingan. Jumlah tersebut melewati rekor sebelumnya yang tercipta pada Piala Dunia Qatar 2022 dengan total 172 gol.
Prancis, Jerman, dan Belanda menjadi tim paling produktif dengan masing-masing mengoleksi 10 gol selama fase grup. Sementara itu, Belgia menjadi tim dengan jumlah tembakan terbanyak, yakni 73 percobaan.
Dari 48 peserta, hanya Panama yang gagal mencetak gol sepanjang fase grup.
Piala Dunia 2026 juga menjadi panggung lahirnya berbagai rekor individu.
Kapten Argentina, Lionel Messi, menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia secara beruntun. Ia juga memperkokoh posisinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 19 gol.
Tak hanya itu, Messi juga menjadi pemain tertua yang mencetak hat-trick di Piala Dunia pada usia 38 tahun 357 hari, memecahkan rekor Cristiano Ronaldo yang sebelumnya menorehkan hat-trick saat berusia 33 tahun pada edisi 2018.
Cristiano Ronaldo turut mengukir sejarah sebagai pencetak gol terbanyak Portugal di Piala Dunia dengan koleksi 10 gol, melewati rekor Eusébio.
Sementara itu, Harry Kane resmi menjadi pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang sejarah Piala Dunia dengan torehan 11 gol, melampaui Gary Lineker.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media