Balap . 10/08/2026, 18:34 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Namun, Martin mengakui dirinya kehilangan peluang untuk bertarung lebih dekat dengan Fernandez akibat kesalahan pada awal balapan.
Martin sebenarnya memiliki peluang untuk memenangkan balapan utama di Silverstone. Namun, start yang kurang ideal membuat situasinya berubah.
Fernandez mampu melakukan start lebih baik dan berada di depan Martin menuju Tikungan 1. Martin berusaha mempertahankan posisi terdepan dan tidak melakukan pengereman sekeras yang seharusnya.
Akibatnya, perangkat ride-height pada motor Martin tidak kembali ke posisi semula. Motor kemudian melebar dan membuatnya kehilangan posisi.
Bezzecchi memanfaatkan situasi tersebut untuk mengambil posisi Martin.
Martin mengakui kesalahan tersebut berasal dari keputusannya sendiri. Ia terlalu optimistis mempertahankan posisi pertama sehingga tidak melakukan pengereman yang cukup keras.
Setelah kembali berada di posisi kedua, Martin berusaha mengejar Fernandez. Namun, jaraknya sudah terlalu jauh.
Ketika Martin berhasil melewati Bezzecchi, Fernandez sudah memiliki keunggulan sekitar lima detik. Martin kemudian memilih menjaga ritme dan berharap performa ban Fernandez menurun.
Harapan tersebut tidak terwujud. Fernandez mampu mempertahankan kecepatannya hingga finis dan mengamankan kemenangan.
Meski kehilangan kemenangan, Martin tetap menilai akhir pekan Silverstone sebagai sesuatu yang positif.
Baginya, hal terpenting adalah Aprilia kembali menunjukkan daya saing setelah menghadapi berbagai tantangan sebelumnya.
Martin juga tidak ingin terlalu memikirkan keunggulan 31 poin yang kini dimilikinya. Fokusnya adalah menjaga perkembangan motor dan meningkatkan konsistensi sepanjang musim.
Pendekatan tersebut bisa menjadi senjata penting dalam perebutan gelar. MotoGP memiliki banyak variabel yang dapat mengubah persaingan dalam satu balapan, mulai dari kondisi ban, karakter sirkuit, performa motor hingga kesalahan kecil ketika start.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media