Bola

Jeff Bezos Incar 30 Persen Saham Liverpool, Apa Dampaknya bagi The Reds?

Jeff Bezos, pendiri Amazon, dikabarkan berada dalam konsorsium yang sedang melakukan pembicaraan lanjutan untuk membeli sekitar 30 persen saham Liverpool

Jeff Bezos Incar 30 Persen Saham Liverpool, Apa Dampaknya bagi The Reds?
Jeff Bezos, Image: @jeffbezos / Instagram

Popularitas tersebut menjadi salah satu alasan mengapa klub Premier League semakin menarik bagi investor Amerika.

Jika Bezos mampu membantu memperluas jangkauan komersial Liverpool, klub dapat memperoleh keuntungan melalui sponsor, merchandise, konten digital, hak komersial, dan ekspansi pasar internasional.

Dalam konteks tersebut, kekayaan Bezos bukan sekadar soal kemampuan menyediakan uang, tetapi juga akses terhadap jaringan bisnis global.

Mengapa Bezos Tertarik dengan Liverpool?

Investasi olahraga telah menjadi salah satu cara bagi miliarder untuk memperoleh kepemilikan atas merek global.

Liverpool memiliki sejumlah karakteristik yang membuatnya menarik.

Pertama, klub mempunyai sejarah panjang dan reputasi internasional. Kedua, Premier League merupakan salah satu kompetisi olahraga paling populer di dunia. Ketiga, Liverpool memiliki basis suporter global yang dapat terus dikembangkan menjadi aset komersial.

Bagi seorang investor seperti Bezos, memiliki sebagian Liverpool juga dapat memberikan status sebagai bagian dari salah satu merek olahraga terbesar di dunia.

Itulah sebabnya investasi tersebut tidak harus dilihat hanya dari perspektif transfer pemain.

Nilai sebuah klub sepak bola modern juga berasal dari stadion, hak komersial, media, sponsor, merchandise, basis penggemar, dan kemampuan memperluas pasar internasional.

FSG Tetap Bisa Memegang Kendali

Hal yang sangat penting dalam rencana ini adalah kepemilikan 30 persen tidak sama dengan pengambilalihan Liverpool.

Jika transaksi berjalan sesuai laporan tersebut, FSG masih menjadi pemegang kendali utama.

Bagi FSG, model seperti ini menawarkan keuntungan besar. Sebagian kepemilikan dapat diuangkan tanpa harus menjual seluruh klub.

FSG sebelumnya juga telah menerima investasi eksternal. Pada 2023, perusahaan investasi olahraga Dynasty Equity membeli sekitar 3 persen saham Liverpool dengan nilai transaksi yang tidak diumumkan.

Berita Terkait