Pol Espargaro Tertinggal 41 Detik di Silverstone, Akui Motornya Terlalu Lambat
Pol Espargaro memang berhasil membawa pulang poin dalam penampilannya di MotoGP Inggris 2026. Namun, pembalap penguji KTM itu justru tidak terlalu
Espargaro sendiri mengakui bahwa ia membutuhkan waktu untuk kembali mendapatkan kepercayaan diri dan menyesuaikan tubuh serta pikirannya dengan tuntutan balapan MotoGP.
Berharap Lebih Baik Jika Balapan di Aragon
Espargaro masih membuka kemungkinan untuk kembali membalap jika Vinales belum siap tampil pada seri berikutnya.
Ia meyakini penampilannya akan jauh lebih baik apabila mendapatkan kesempatan kembali di Aragon.
Pengalaman Silverstone memberikan banyak masukan kepadanya. Setelah kembali merasakan tekanan balapan, ia berharap tubuh dan pikirannya dapat beradaptasi lebih cepat pada kesempatan berikutnya.
Namun, Espargaro juga menyadari bahwa kesempatan tersebut bergantung pada kondisi Vinales. Jika Vinales sudah pulih dan kembali membalap, Espargaro akan kembali menjalankan tugasnya sebagai pembalap penguji KTM.
Silverstone Jadi Pengalaman Penting
Hasil di Silverstone memang bukan penampilan terbaik Espargaro. Finis ke-13 setelah sebelumnya berada di posisi ke-14 menunjukkan bahwa ia tetap mampu mendapatkan poin dalam kondisi balapan yang sulit.
Baca Juga
Namun, jarak sekitar 41 detik dari pemenang menunjukkan bahwa masih ada pekerjaan besar yang harus dilakukan jika ia kembali mendapatkan kesempatan membalap.
Bagi Espargaro, pengalaman tersebut bukan sekadar soal posisi finis. Ia kembali merasakan bagaimana rasanya mengendarai motor MotoGP 1000cc dalam kondisi balapan sebenarnya setelah lebih banyak berkutat dengan pengembangan motor 850cc.
Penutup
Pol Espargaro mengakhiri comeback MotoGP di Silverstone dengan finis ke-13, tetapi hasil tersebut tidak membuatnya puas. Ia justru mengakui kecepatannya masih terlalu lambat dan tertinggal sekitar 41 detik dari Raul Fernandez.
Pengakuan mengenai tidak perlunya eco lap menjadi gambaran betapa besar selisih kecepatannya dengan kelompok terdepan.
Baca Juga
Meski demikian, pengalaman tersebut bisa menjadi modal penting apabila ia kembali tampil di Aragon. Dengan semakin terbiasanya tubuh dan pikirannya terhadap karakter motor 1000cc, Espargaro berharap performanya dapat meningkat pada kesempatan berikutnya.