Balap . 13/08/2026, 10:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Bagi Yamaha, setiap sesi pengujian yang dilakukan Fernandez menjadi bagian dari proses menentukan basis motor yang akan digunakan untuk menghadapi era baru tersebut.
Meski wildcard memberikan pengalaman balapan yang penting, Fernandez mengakui ada sisi yang cukup membingungkan dalam program tersebut.
Ia harus berpindah dari motor pengujian 850cc ke motor 1000cc ketika mengikuti wildcard MotoGP. Selain itu, ia juga harus kembali menggunakan ban Michelin setelah menjalani program pengujian yang berkaitan dengan ban Pirelli.
Menurut Fernandez, perpindahan tersebut membuatnya tidak bisa langsung menemukan kecepatan terbaik.
"Ini memang membingungkan, terutama bagi saya, karena saya kesulitan untuk langsung kembali mendapatkan kecepatan ketika berpindah ke motor 1000cc dan ban Michelin," ujarnya.
Masalah tersebut paling terasa pada hari pertama ketika pembalap harus menjalani sesi time attack dan mencari catatan waktu terbaik.
Fernandez mengatakan dirinya perlu kembali mengingat karakter ban Michelin serta cara menggunakannya secara optimal.
Terlepas dari kesulitan tersebut, Fernandez menilai wildcard tetap memberikan manfaat besar.
Sebagai pembalap penguji Yamaha, ia tidak menjalani seluruh rangkaian balapan seperti pembalap reguler. Karena itu, kesempatan turun dalam balapan MotoGP menjadi cara untuk mempertahankan kemampuan dan kecepatannya.
"Saya melakukan wildcard untuk menjaga level saya tetap tinggi. Saya adalah pembalap MotoGP, jadi pekerjaan selesai," kata Fernandez.
Penampilannya di Silverstone memperlihatkan manfaat tersebut. Setelah melalui akhir pekan yang tidak mudah, ia mampu berada cukup dekat dengan pembalap Yamaha lainnya dalam catatan waktu lap.
Bagi Yamaha, situasi tersebut juga memberikan kesempatan untuk mendapatkan data dari kondisi balapan yang sebenarnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media