Balap . 14/08/2026, 18:52 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Aprilia memang memasuki seri berikutnya dengan modal yang sangat kuat. Jorge Martin memimpin klasemen, Marco Bezzecchi dan Ai Ogura juga berada di tiga besar, sementara Raul Fernandez baru saja menunjukkan kecepatannya dengan kemenangan di Silverstone.
Namun, Massimo Rivola memahami bahwa keunggulan tersebut belum cukup untuk membuat Aprilia merasa aman.
Marc Marquez tetap menjadi perhatian utama, terutama karena Aragon merupakan salah satu lintasan yang secara historis dapat memberinya keuntungan. Bagi Rivola, Marquez masih merupakan benchmark yang harus dijadikan tolok ukur.
Dengan ratusan poin yang masih tersedia, posisi klasemen saat ini belum menentukan siapa yang akan menjadi juara. Perkembangan teknis motor, kemampuan beradaptasi dengan karakter sirkuit, performa ban, dan konsistensi pembalap akan terus menjadi faktor penting hingga akhir musim.
Pada akhirnya, pernyataan Rivola memperlihatkan bahwa Aprilia tidak ingin terjebak dalam euforia posisi tiga besar. Mereka justru melihat Marc Marquez sebagai pengingat bahwa persaingan MotoGP 2026 masih sangat terbuka.
Referensi:
Crash.net, “They don’t want to let this championship slip away - Aprilia expects Ducati MotoGP response”
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media