Balap . 20/08/2026, 19:20 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Namun, pada akhirnya kecintaannya terhadap Red Bull menjadi salah satu faktor penting dalam keputusan tersebut. Verstappen menegaskan bahwa dirinya merasa sangat nyaman berada di dalam tim.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Laurent Mekies yang kini memimpin Red Bull. Menurut Verstappen, terdapat visi yang jelas untuk membawa tim kembali menjadi kekuatan utama F1.
Kontrak baru ini bukan sekadar memastikan Verstappen tetap berada di Red Bull. Kesepakatan tersebut juga menunjukkan bahwa kedua pihak masih memiliki ambisi besar untuk kembali memenangkan balapan dan kejuaraan dunia.
Red Bull saat ini memang belum berada dalam posisi ideal. Verstappen bahkan tertinggal cukup jauh dari pemimpin klasemen pembalap pada musim 2026. Namun, tim masih memiliki waktu untuk membangun kembali performanya di tengah era regulasi baru.
Dengan Verstappen yang dipastikan bertahan hingga 2030, Red Bull memiliki sosok utama untuk menjadi pusat pengembangan tim dalam jangka panjang.
Max Verstappen akhirnya memilih bertahan di Red Bull hingga 2030 meski sempat menjadi incaran Mercedes dan McLaren. Keputusan tersebut mengakhiri salah satu spekulasi terbesar di F1 sekaligus menunjukkan besarnya kepercayaan Verstappen terhadap proyek Red Bull.
Bagi Red Bull, mempertahankan pembalap empat kali juara dunia menjadi modal penting untuk menghadapi perkembangan regulasi dan mengejar kembali dominasi di Formula 1.
Referensi:
Max Verstappen signs new Red Bull contract to stay in F1 until 2030 - The Guardian
Verstappen commits to Red Bull until end of 2030 - Reuters
Max Verstappen: Red Bull driver signs new contract extension until 2030 - Sky Sports
Kata kunci pendek: Max Verstappen, Red Bull, F1 2030, Mercedes, McLaren
Kata kunci panjang: kontrak Max Verstappen Red Bull 2030, Max Verstappen bertahan di Red Bull, Max Verstappen incaran Mercedes dan McLaren, masa depan Max Verstappen di F1, alasan Max Verstappen bertahan Red Bull
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media