Balap

Ducati Siap Bangkit di Aragon, Bagnaia Prediksi Aprilia Bakal Kesulitan

Ducati datang ke MotoGP Aragon 2026 dengan misi bangkit setelah menjalani akhir pekan yang mengecewakan di Silverstone. Francesco "Pecco" Bagnaia percaya

Ducati Siap Bangkit di Aragon, Bagnaia Prediksi Aprilia Bakal Kesulitan
Bagnaia, Image: @pecco63 / Instagram

Bagnaia menjelaskan bahwa grip masih terasa cukup baik pada beberapa lap awal. Namun, performa bagian belakang motornya kemudian turun drastis sehingga menyulitkannya mempertahankan kecepatan.

"Masalah saya adalah grip belakang. Di Silverstone, baik menggunakan ban soft maupun medium, saya hanya mendapatkan grip yang baik selama sekitar tiga lap. Setelah itu, bagian belakang benar-benar kehilangan grip," kata Bagnaia.

Masalah tersebut bahkan turut memengaruhi kemampuannya saat mencoba mencatatkan waktu cepat.

Kondisi Silverstone memang menjadi tantangan besar bagi Ducati secara keseluruhan. Sebaliknya, Aprilia mampu memanfaatkan karakter lintasan untuk menunjukkan salah satu performa terkuatnya musim ini.

Aragon Punya Sejarah Bagus untuk Ducati

Keyakinan Bagnaia semakin kuat karena MotorLand Aragon bukanlah sirkuit asing bagi kesuksesan Ducati.

Pada musim sebelumnya, Ducati berhasil menguasai podium MotoGP Aragon. Bagnaia sendiri finis di posisi ketiga.

Aragon juga memiliki tempat khusus dalam perjalanan kariernya. Di sirkuit inilah Bagnaia meraih kemenangan pertamanya di kelas MotoGP pada 2021 setelah menjalani pertarungan sengit dengan Marc Marquez.

Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa kombinasi gaya berkendara Bagnaia dan karakter Desmosedici dapat bekerja dengan baik di Aragon.

MotoGP juga menempatkan Ducati sebagai salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan menjelang balapan tahun ini. Marc Marquez memiliki catatan luar biasa di MotorLand, sedangkan Bagnaia membawa pengalaman positif dari beberapa musim sebelumnya.

Marc Marquez Bisa Jadi Senjata Ducati

Selain Bagnaia, perhatian besar juga tertuju kepada Marc Marquez.

Karakter MotorLand Aragon yang didominasi tikungan kiri secara historis sangat cocok dengan gaya Marquez. Sang pembalap Ducati bahkan memiliki salah satu catatan terbaik di sirkuit tersebut.

Dalam dua kunjungan terakhirnya ke Aragon, Marquez mampu mencatatkan pole position, kemenangan Sprint, kemenangan Grand Prix, hingga lap tercepat. Secara keseluruhan, ia telah mengoleksi tujuh kemenangan di MotorLand.

Situasi tersebut membuat Ducati memiliki alasan tambahan untuk percaya diri.

Berita Terkait