Balap

MotoGP Menuju Sistem Radio ala F1, Pedro Acosta Mulai Uji Coba di Aragon

MotoGP terus mengembangkan teknologi komunikasi yang berpotensi mengubah cara pembalap menerima informasi ketika berada di lintasan. Salah satu langkah

MotoGP Menuju Sistem Radio ala F1, Pedro Acosta Mulai Uji Coba di Aragon
MotoGP, Image: @motogp / Instagram

fin.co.id - MotoGP terus mengembangkan teknologi komunikasi yang berpotensi mengubah cara pembalap menerima informasi ketika berada di lintasan. Salah satu langkah terbaru akan dilakukan pada MotoGP Aragon, ketika Pedro Acosta dijadwalkan mencoba sistem radio terbaru yang ditempatkan di dalam helm.

Pembalap Red Bull KTM Factory Racing tersebut akan menguji kombinasi earplug khusus dan sistem radio pada sesi latihan Jumat di MotorLand Aragon. Uji coba tersebut menjadi bagian dari pengembangan sistem komunikasi yang dalam jangka panjang berpotensi membuat MotoGP memiliki konsep radio seperti yang sudah lama digunakan dalam Formula 1.

Meski demikian, tujuan awal sistem tersebut bukan untuk memberikan instruksi strategi secara terus-menerus dari tim kepada pembalap. Fokus utama pengembangan radio MotoGP saat ini adalah keselamatan, khususnya agar Race Direction dapat menyampaikan informasi penting dengan cepat kepada pembalap.

Pedro Acosta Sudah Mencoba Earplug Baru

Pedro Acosta bukan pertama kali terlibat dalam pengujian perangkat komunikasi terbaru MotoGP. Pembalap asal Spanyol tersebut sebelumnya sudah mencoba desain earplug baru pada seri Sachsenring dan Silverstone.

Perangkat itu dikembangkan menggunakan cetakan khusus yang menyesuaikan bentuk telinga pembalap. Menurut Acosta, perubahan tersebut membuat perangkat menjadi jauh lebih nyaman dibandingkan versi sebelumnya.

"Mereka menemukan cara memasang earplug yang saya sukai dengan cetakan telinga khusus yang baru," kata Acosta seperti dikutip Crash.net.

Pada MotoGP Aragon, pengujiannya akan memasuki tahap berikutnya. Tidak hanya menggunakan earplug, Acosta juga akan mencoba sistem radio yang memungkinkan informasi audio diterima langsung ketika dirinya berada di atas motor.

"Saya pikir akhir pekan ini saya akan mencoba earplug sekaligus radio, karena sebelumnya hanya earplug dan saya cukup senang menggunakannya," ujarnya.

Acosta menyebut sistem tersebut kemungkinan akan digunakan pada FP1 untuk mengetahui bagaimana performanya dalam kondisi lintasan yang sebenarnya.

"Saya pikir saya akan menggunakannya di FP1 dan melihat apa yang terjadi," katanya.

Fokus Awal Radio MotoGP untuk Keselamatan

Radio dalam balapan roda empat sebenarnya bukan teknologi baru. Formula 1 telah menggunakan komunikasi radio antara pembalap dan tim selama puluhan tahun.

Namun, penerapan teknologi serupa pada MotoGP jauh lebih rumit. Pembalap motor harus menghadapi kebisingan mesin, tekanan angin, getaran, perubahan posisi tubuh, serta keterbatasan ruang di dalam helm.

Karena itu, perangkat komunikasi harus mampu menghasilkan suara yang cukup jelas tanpa mengganggu konsentrasi atau kenyamanan pembalap.

Berita Terkait