Balap . 27/08/2026, 20:10 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Dalam tahap awal, sistem radio MotoGP dirancang terutama untuk mengirimkan informasi keselamatan dari Race Direction. Misalnya, pembalap dapat diberi tahu ketika terjadi red flag atau kondisi tertentu yang membutuhkan perhatian segera.
Acosta melihat fungsi tersebut sebagai salah satu manfaat terbesar teknologi radio.
"Saya pikir untuk beberapa hal itu akan bagus. Maksud saya red flag dan hal-hal seperti itu," kata Acosta.
Dalam sistem saat ini, pembalap MotoGP memperoleh berbagai informasi melalui dashboard motor, papan pit, marshal, serta panel elektronik yang berada di sekitar lintasan. Namun, beberapa informasi tetap dapat membutuhkan waktu untuk diterima dan dipahami.
Komunikasi berbasis audio berpotensi memberikan saluran tambahan yang lebih cepat.
Dalam jangka panjang, pengembangan teknologi tersebut membuka kemungkinan komunikasi dua arah antara pembalap dan tim.
Jika diterapkan, konsepnya akan menyerupai Formula 1, ketika pembalap dapat berbicara langsung dengan engineer mengenai kondisi kendaraan, strategi, cuaca, atau situasi balapan.
Namun, karakter MotoGP membuat fungsi radio kemungkinan tidak akan sama persis dengan Formula 1.
Acosta sendiri menyoroti perbedaan tersebut. MotoGP umumnya tidak memiliki pit stop rutin seperti Formula 1 sehingga kebutuhan komunikasi strategi selama balapan relatif lebih sedikit.
"Pada akhirnya kami tidak memiliki pit stop, jadi kami tidak memiliki banyak cara untuk membuat strategi," ujarnya.
Dalam Formula 1, komunikasi radio sangat penting karena balapan melibatkan strategi pergantian ban, kondisi bahan bakar, manajemen energi, perubahan cuaca, hingga keputusan pit stop.
MotoGP berbeda karena sebagian besar balapan berlangsung tanpa pembalap berhenti di pit. Pengecualian dapat terjadi dalam kondisi flag-to-flag ketika perubahan cuaca membuat pembalap perlu mengganti motor.
Karena itu, penerapan radio pada MotoGP kemungkinan akan lebih menekankan penyampaian informasi kritis daripada komunikasi strategi secara terus-menerus.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media