Balap . 20/09/2026, 18:39 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Pedro Acosta menjalani akhir pekan yang tidak mudah di MotoGP Austria 2026. Pembalap Red Bull KTM Factory Racing tersebut mengalami dua kecelakaan di dua hari berbeda di Red Bull Ring, termasuk insiden yang membuatnya kehilangan peluang besar memenangi Sprint.
Namun, dua kali terjatuh tidak membuat kepercayaan diri Acosta menghilang menjelang balapan utama MotoGP Austria, Minggu, 20 September 2026.
Pembalap asal Spanyol itu justru mencoba melihat kecelakaan keduanya pada sesi Warm Up dari sisi positif. Acosta bahkan bercanda bahwa dirinya biasanya mampu menjalani balapan dengan lebih baik setelah mengalami kecelakaan pada Minggu pagi.
Optimisme tersebut menjadi menarik karena kecelakaan pertama yang dialaminya pada Sprint sehari sebelumnya terbilang sangat merugikan.
Kecelakaan pertama terjadi dalam Sprint MotoGP Austria pada Sabtu, 19 September 2026. Acosta sebenarnya memperlihatkan kecepatan yang sangat kompetitif bersama KTM RC16.
Setelah sempat berada di posisi keempat pada Tikungan 1, Acosta mampu mengambil keuntungan dari kesalahan para pembalap di depannya dan merebut posisi terdepan pada lap pertama.
Setelah berada di depan, Acosta mulai menciptakan jarak. Ia bahkan mampu membangun keunggulan lebih dari dua detik dan terlihat berada dalam posisi yang sangat kuat untuk membawa KTM meraih kemenangan Sprint di kandangnya sendiri.
Namun, situasinya berubah ketika balapan tinggal menyisakan tiga lap.
Acosta terjatuh di area chicane Tikungan 2. Jorge Martin yang sebelumnya berada di posisi kedua akhirnya mengambil alih pimpinan dan memenangkan Sprint MotoGP Austria. Marc Marquez finis kedua, sedangkan Marco Bezzecchi melengkapi podium.
Acosta sempat kembali melanjutkan balapan setelah kecelakaan tersebut. Kerusakan pada motornya kemudian membuat pembalap bernomor 37 itu masuk ke pit dan gagal menyelesaikan Sprint.
Acosta tidak mencoba mencari alasan lain atas kecelakaan tersebut. Ia mengakui kesalahannya sendiri menjadi penyebab hilangnya peluang kemenangan.
Menurut Acosta, konsentrasinya terganggu ketika melihat dashboard untuk memeriksa jumlah lap yang tersisa sekaligus kondisi konsumsi bahan bakar.
Momen yang sangat singkat tersebut membuatnya kehilangan titik pengereman menuju Tikungan 2.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media