Balap . 20/09/2026, 18:39 WIB

Dua Kali Jatuh di akhir Pekan MotoGP Austria, Acosta Tak Kehilangan Optimisme

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

"Saya hanya memeriksa sisa lap di dashboard untuk melihat bagaimana kondisi bahan bakar saya. Saya kehilangan titik pengereman," kata Acosta setelah Sprint, sebagaimana dilaporkan Crash.net.

Acosta juga mengakui bahwa pada saat tersebut dirinya mulai mengurangi kecepatan karena memiliki keunggulan yang cukup nyaman. Kondisi itu justru membuat konsentrasinya sedikit menurun.

Kesalahan tersebut memberikan pelajaran penting mengenai tingkat konsentrasi yang dibutuhkan pembalap MotoGP. Pada kecepatan tinggi, perubahan fokus selama sepersekian detik dapat membuat pembalap kehilangan referensi pengereman.

Acosta mengatakan pendekatannya untuk balapan utama tidak akan berubah meskipun mengalami kecelakaan tersebut. Ia merasa memiliki kecepatan dan konsistensi yang cukup baik sepanjang akhir pekan.

Jatuh Lagi pada Sesi Warm Up

Kesempatan Acosta untuk melupakan kecelakaan Sprint kemudian menghadapi gangguan lain pada Minggu pagi.

Pembalap berusia 22 tahun tersebut kembali mengalami kecelakaan ketika mengikuti sesi Warm Up MotoGP Austria di Red Bull Ring. Crash.net mencatat Acosta kembali terjatuh dalam sesi terakhir sebelum balapan utama, sementara Marco Bezzecchi menjadi pembalap tercepat pada Warm Up.

Artinya, Acosta telah mengalami dua kecelakaan dalam rentang kurang dari 24 jam.

Meski demikian, insiden kedua tidak membuatnya kehilangan optimisme.

Dalam rider parade setelah Warm Up, Acosta justru menanggapi kecelakaan tersebut dengan nada ringan. Ia mengatakan biasanya mampu menjalani balapan yang bagus setelah mengalami kecelakaan pada Minggu pagi.

Komentar tersebut memang disampaikan sebagai gurauan, tetapi menunjukkan Acosta tidak ingin membawa tekanan dari dua kecelakaan sebelumnya ke balapan utama. Crash.net juga melaporkan Acosta memandang insiden Warm Up tersebut sebagai semacam pertanda positif berdasarkan pengalaman balapnya sebelumnya.

Kecepatan Acosta Tetap Menjadi Modal

Terlepas dari dua kecelakaan yang dialaminya, performa Acosta sepanjang akhir pekan MotoGP Austria menunjukkan bahwa dirinya memiliki kecepatan untuk bersaing di kelompok depan.

Bukti paling jelas terlihat pada Sprint.

Acosta bukan hanya mampu memimpin, tetapi juga menciptakan jarak hampir tiga detik sebelum akhirnya terjatuh. Keunggulan tersebut memperlihatkan bahwa kecepatan KTM cukup kompetitif di Red Bull Ring.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com