Balap . 22/10/2026, 19:11 WIB

Ferrari Rekrut Insinyur Mercedes, Lewis Hamilton Bertemu Rekan Lama

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin.co.id - Ferrari memperkuat struktur teknis tim Formula 1 dengan merekrut Jasper van Schaick, mantan insinyur Mercedes AMG High Performance Powertrain. Perekrutan ini juga mempertemukan kembali van Schaick dengan Lewis Hamilton, yang pernah meraih sejumlah gelar juara dunia saat masih membela Mercedes.

Van Schaick mulai bergabung dengan Ferrari pada Oktober 2026. Berdasarkan informasi pada profil LinkedIn miliknya, ia kini menempati posisi sebagai spesialis sistem kendaraan sasis atau chassis vehicle system specialist. Peran tersebut menempatkannya di bagian teknis yang berkaitan dengan pengembangan sistem kendaraan Ferrari.

Hampir Delapan Tahun Menjadi Bagian dari Mercedes

Sebelum pindah ke Maranello, van Schaick menghabiskan hampir delapan tahun bersama Mercedes AMG High Performance Powertrain. Ia bergabung pada 2018 sebagai insinyur mekanik dan menjalankan tugas tersebut hingga 2024.

Selama periode itu, ia terlibat dalam perancangan sistem unit tenaga Formula 1. Pekerjaannya juga mencakup kolaborasi dengan departemen sasis, sehingga pengalamannya tidak hanya berkaitan dengan mesin, tetapi juga hubungan antara unit tenaga dan bagian lain dari mobil balap.

Pada September 2024, van Schaick mendapatkan posisi sebagai concept engineer di Mercedes. Dalam jabatan tersebut, ia bertanggung jawab mengembangkan gagasan baru untuk unit tenaga Formula 1 Mercedes, sembari tetap bekerja bersama tim sasis.

Pengalaman lintas bidang ini menjadi bagian penting dari rekam jejaknya sebelum bergabung dengan Ferrari. Namun, belum ada informasi terperinci mengenai proyek khusus yang akan menjadi tanggung jawabnya di tim Italia tersebut.

Lewis Hamilton Kembali Bertemu Rekan dari Era Mercedes

Kepindahan van Schaick ke Ferrari membuatnya kembali berada dalam lingkungan kerja yang sama dengan Hamilton. Pembalap asal Inggris itu meninggalkan Mercedes dan bergabung dengan Ferrari pada 2025 setelah bertahun-tahun membangun kesuksesan bersama tim asal Jerman tersebut.

Hamilton meraih gelar juara dunia Formula 1 pada 2018, 2019, dan 2020 ketika masih membela Mercedes. Periode itu juga menjadi bagian dari perjalanan yang mengantarkannya mencatatkan berbagai rekor kemenangan balapan.

Meski demikian, belum ada keterangan yang menunjukkan bahwa perekrutan van Schaick secara khusus dilakukan atas permintaan Hamilton. Perpindahan tersebut lebih tepat dilihat sebagai bagian dari penguatan sumber daya teknis Ferrari, dengan pengalaman van Schaick di Mercedes menjadi salah satu bekal yang dibawanya.

Bagi Hamilton, keberadaan personel yang mengenal lingkungan kerja Mercedes dapat membantu membangun kesinambungan dalam tim barunya. Akan tetapi, dampak nyata dari perekrutan ini terhadap performa mobil maupun hasil balapan masih harus dilihat setelah ia menjalankan tugasnya di Ferrari.

Perjalanan Hamilton di Ferrari Belum Sepenuhnya Mulus

Hamilton menjalani musim pertamanya bersama Ferrari pada 2025 dengan hasil yang tidak sepenuhnya sesuai harapan. Ia belum berhasil meraih podium Grand Prix sepanjang musim tersebut dan sempat mengungkapkan keraguan terhadap kemampuannya sendiri di tengah kesulitan yang dialami.

Situasinya pada musim 2026 disebut lebih baik. Berdasarkan laporan Crash.net, Hamilton telah meraih kemenangan pertamanya bersama Ferrari di Grand Prix Barcelona dan menempati posisi ketiga klasemen pembalap menjelang Grand Prix Amerika Serikat.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com