Quartararo: Yamaha V4 Masih Jauh dari Kompetitif

sport.fin.co.id - 23/02/2026, 11:45 WIB

Quartararo: Yamaha V4 Masih Jauh dari Kompetitif

Fabio Quartararo, Image: @fabioquartararo20 / Instagram

Debut MotoGP 2026 Mengungkap Besarnya Tantangan

Seri pembuka di Thailand menjadi gambaran nyata tentang kondisi proyek baru Yamaha. Dalam sesi kualifikasi, pembalap andalan Yamaha, Fabio Quartararo, hanya mampu menempati posisi ke-16. Hasil tersebut jauh dari ekspektasi, mengingat Quartararo sebelumnya dikenal sebagai salah satu spesialis kualifikasi terbaik di MotoGP.

Pada balapan Sprint, Jack Miller menjadi pembalap Yamaha dengan hasil terbaik di posisi ke-15. Sementara Quartararo menyelesaikan balapan utama di posisi ke-14.

Data performa juga menunjukkan bahwa motor V4 Yamaha masih tertinggal sekitar satu detik per lap dari motor para pesaing di barisan depan. Dalam dunia MotoGP, selisih satu detik per lap merupakan perbedaan yang sangat besar dan menunjukkan bahwa pengembangan motor masih berada pada tahap awal.

Masalah utama yang terlihat dari motor baru tersebut adalah kurangnya daya cengkeram roda belakang serta performa mesin yang masih berada di bawah standar para pesaing. Kedua aspek tersebut merupakan faktor krusial dalam menentukan kecepatan dan konsistensi selama balapan.

Meski demikian, Yamaha tetap optimistis dengan proyek ini. Pavesio menegaskan bahwa seluruh tim dan para pembalap memberikan upaya maksimal untuk mempercepat perkembangan motor baru tersebut.

“Para pembalap memberikan 110 persen, perusahaan juga memberikan 110 persen. Kami akan terus melangkah, satu langkah demi satu langkah,” katanya.

Strategi Jangka Panjang Menuju Regulasi Baru MotoGP

Keputusan Yamaha untuk mengembangkan mesin V4 tidak hanya didorong oleh kebutuhan performa saat ini. Langkah tersebut juga berkaitan erat dengan perubahan regulasi MotoGP yang akan mulai berlaku pada musim 2027.

Pada era baru tersebut, kapasitas mesin akan diturunkan menjadi 850cc dan regulasi aerodinamika juga akan mengalami perubahan signifikan. Desain motor yang lebih ramping diperkirakan akan menjadi keuntungan besar bagi tim yang menggunakan konfigurasi mesin V4.

Karena alasan itu, Yamaha memilih untuk memulai proyek ini lebih awal meskipun menyadari bahwa hasilnya tidak akan langsung terlihat dalam waktu singkat.

Pavesio menegaskan bahwa musim 2026 akan menjadi tahun pembelajaran bagi tim. Yamaha akan memanfaatkan berbagai konsesi pengembangan yang tersedia untuk mempercepat proses peningkatan performa.

“Setiap kali kami turun ke lintasan, kami menemukan hal baru yang harus diperbaiki. Kami masih memahami pengaturan dasar motor ini,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa tim berharap performa motor akan terus meningkat sepanjang musim. Proses pengembangan akan dilakukan secara bertahap sambil mengumpulkan data dari setiap seri balapan.

Harapan Yamaha untuk Kembali Kompetitif

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID