Kepergian Horner membuka babak baru bagi Red Bull Racing. Stabilitas internal menjadi perhatian utama, mengingat tim tersebut sedang berada di puncak performa kompetitif. Perubahan manajemen di tengah dominasi lintasan tentu membawa risiko tersendiri.
Meski demikian, Horner menegaskan bahwa ia tidak menyimpan dendam terhadap pihak tertentu. Fokusnya kini adalah menatap masa depan, sembari tetap menghargai pencapaian yang telah diraih selama hampir 20 tahun memimpin tim.
Pernyataan terbukanya sekaligus meluruskan spekulasi: pemecatan itu bukan didorong oleh tekanan dari kubu Verstappen, melainkan keputusan internal manajemen yang berkaitan dengan arah dan struktur organisasi pasca perubahan kepemimpinan di tingkat grup.
Referensi:
BBC News – Verstappen camp was not behind my Red Bull exit, says Christian Horner