Menurutnya, kondisi ini sangat bergantung pada:
-
Struktur otot
-
Ukuran lengan bawah
-
Respons tubuh terhadap tekanan
Ia mengatakan bahwa beberapa pembalap memang secara alami lebih rentan mengalami arm pump dibanding yang lain.
Meski begitu, Rossi tetap pernah merasakan kelelahan. Namun, yang ia alami hanyalah kehilangan tenaga biasa, bukan gangguan fungsi otot seperti arm pump.
Baca Juga
Keuntungan Nyata di Lintasan
Bebas dari arm pump memberi Rossi keunggulan yang tidak selalu terlihat, tetapi sangat krusial:
-
Ia bisa menjaga kontrol motor sepanjang balapan
-
Tidak mengalami penurunan performa di lap-lap akhir
-
Tidak perlu menjalani operasi yang berisiko
-
Bisa fokus pada strategi dan duel di lintasan
Dalam balapan MotoGP yang sering ditentukan oleh detail kecil, kondisi fisik seperti ini bisa menjadi pembeda antara menang dan kalah.
Tapi Bukan Penentu Utama
Meski menguntungkan, Rossi tidak pernah mengklaim bahwa faktor genetik ini adalah kunci utama kesuksesannya.
Kariernya yang menghasilkan sembilan gelar dunia dibangun dari kombinasi:
-
kemampuan membaca balapan
-
adaptasi terhadap motor
-
mental bertanding
-
pengalaman panjang di lintasan
Bebas dari arm pump hanyalah satu bagian dari puzzle besar yang membentuk dirinya sebagai legenda.
Kesimpulan
Pengakuan Valentino Rossi menunjukkan bahwa dalam olahraga sekelas MotoGP, faktor genetik tetap memiliki peran, meski sering tidak terlihat. Bebas dari arm pump memberi keuntungan signifikan, terutama dalam menjaga konsistensi performa.