Balap . 26/03/2026, 07:49 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Performa Quartararo di GP Brasil menjadi gambaran jelas bagaimana masalah ini berdampak langsung pada hasil balapan.
Setelah tampil kuat di Sprint dengan finis keenam—hasil terbaik Yamaha V4 sejauh ini—Quartararo justru mengalami penurunan drastis di balapan utama.
Ia hanya mampu finis di posisi ke-16.
Kondisi ini menunjukkan bahwa kelemahan di lintasan lurus tidak hanya memengaruhi duel antar pebalap, tetapi juga menguras daya saing sepanjang balapan.
Ketika motor lain dengan mudah menyalip, tekanan meningkat, ritme balap terganggu, dan strategi menjadi sulit dijalankan.
Sementara itu, Ogura juga terlibat duel menarik dengan Alex Marquez pada balapan utama.
Ia mengakui bahwa manuver salipannya di lap terakhir tidak sepenuhnya bersih, bahkan sempat meminta maaf setelah balapan.
Namun, Alex Marquez justru memberikan respons positif.
Ia menilai manuver tersebut sebagai aksi block pass yang bagus dan bagian dari persaingan balap yang wajar, terutama di lap terakhir.
Momen ini menunjukkan sisi sportivitas di tengah kerasnya kompetisi MotoGP.
Hasil di Brasil membuat Ogura kini berada di posisi keenam klasemen sementara. Ia membawa kepercayaan diri tinggi menuju seri berikutnya di Circuit of The Americas (COTA).
Sebagai bagian dari tim Trackhouse Racing, balapan di Amerika Serikat memiliki arti spesial baginya.
Ia mengatakan, “Ini akan menjadi akhir pekan yang spesial bagi kami,” sekaligus menegaskan kecintaannya pada sirkuit tersebut meski belum selalu tampil dominan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media